lacur
Mereka begitu garang. Tak peduli berapa jemari yang menyentuhku, siapa yang meludahi, wajahku harus kulindungi. Aku tak mau dikenali dengan begini Aku mendengar makian. Iramanya seolah senada dengan gerakan kaki dan tangan mereka. Kaki kaki itu menyentuhku dan terus membenamkan kepalaku ke tanah. Kuku yang lain tak kalah. Sambil memaki, tubuhku dicabik. pakaianku dikoyak dan dilucuti dengan penuh amarah. potongannya berserakan di tanah. Akupun bersih tak berbalut. Mereka begitu garang. Aku diseret kepada mata-mata yang lapar. ku kira mereka lapar iba, ternyata hanya butuh tontontan. Kali ini tubuhkupun sama seperti biasa, hanya alat penghibur. Yang tua dan muda tak beda Mereka hanya terdiam, Melihat tangan tangan menghantam lekukan dan tonjolan dengan penuh amarah seolah sebuah kenikmatan. Mereka seperti tak berbelas kasih, meski aku terus merintih. Meski aku kotor. aku tak ingin terlihat begini karena akupun perempuan. yang ingin dihormati Aku mel...